PRAKTIK SHOLAT DHUHA DAN SHOLAT TAHAJJUD BERJAMA’AH DI PONDOK PESANTREN HAMALATUL QUR’AN JOGOROTO JOMBANG (SEBUAH KAJIAN LIVING HADITS)

Ahmad Rudik

Abstract


Kajian living Hadits ini mengkaji Praktik Sholat Dhuha dan Sholat Tahajjud Berjama’ah di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Jogoroto Jombang. Fokus kajian diorientasikan untuk mendeskripsikan beberapa hal. Pertama, deskrispsi tentang pelaksanaan/prosesi dari tradisi sholat sunnah dhuha dan sholat sunnah tahajjud secara berjama’ah. Kedua, berusaha melihat struktur genealogi pemikiran atau proses tranmisi tradisi sehingga tradisi tersebut bisa terbentuk. Ketiga, tinjauan hadits tentang pelaksanaan sholat sunnah dhuha dan sholat sunnah tahajjud secara berjama’ah dengan melihat literatur turast untuk dijadikan landasan utama. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, dimana data yang dicari berupa data deskriptif.
Setelah dilakukan analisis secara mendalam, penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1). Pelaksanaan sholat dhuha berjama’ah di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an dilaksanakan pada pukul 06.00 – 06.30 WIB dengan maqro’ setengah juz. Sedangkan untuk sholat tahajjud berjama’ah dilaksanakan mulai pukul. 02.30 WIB (persiapan) – 03.45 WIB. Teknis pelaksanaannya yakni dengan dipimpin langsung oleh pengasuh dengan bil-hifdhi dan disimak oleh para santri yang lain dengan mushaf yang dibawa ketika sholat (bin nadhar). Kegiatan ini merupakan sebuah wujud strategi Pengasuh Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an dalam upaya pencapaian visi pesantren yakni membentuk insan kamil yang hamilil qur’an, 2). Tradisi sholat tahajud berjama’ah dengan maqro’ ½ juz merupakan gagasan murni pengasuh yang terinspirasi dan merupakan pengalaman pribadi pengasuh Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an sebagai alumni Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an untuk melanjutkan amaliyah KH. Hasyim Asy’ari sejak masih mengasuh pesantren Tebuireng, yakni selalu istiqomah mengajak santri serta masyarakatnya untuk sholat tahajud berjama’ah dengan maqro’ 1 juz bin nadhar. 3). Tidak ada larangan untuk melaksanakan sholat tahajjud dan sholat dhuha secara berjama’ah walaupun sejatinya kedua sholat tersebut dianjurkan untuk dilakukan secara sendiri-sendiri (infirad). Sekalipun dilakukan secara berjamaah, para jamaah tidak mendapatkan pahala atas kejamaahannya, tetapi mendapat pahala karena sisi pendidikannya.

 


Keywords


Praktik; Sholat Dhuha; Sholat Tahajjud; Berjama’ah; Living Hadits

References


Abdullah, M. Amin. 1996. Studi Agama: Normativitas atau Historisitas?. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

al Jawi, Abu Mu’thi Muhammad bin Umar Nawawi. 2013. Nihayah al Zain fii Irsyadi al Mubtadi’in. Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyyah.

al Jawi, Muhammad Nawawi bin Umar. 2015. Quut al Habib al Gharib: Tausyih ‘ala Fathi al Qarib al Mujib. Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyyah.

al-Ansari, Ibn Manzur. 1968. Lisan 'al-Arab Jilid III. Beirut: Dar al-Sadr.

Al-Bujairomi, Sulaiman Ibn Muhamad ibn Umar.1369 H. Hasyiyatul Bujairomi ala Syarhil Minhaj Juz I, Mathba’ah Al-Halabi.

al-Jamal, Sulaiman. Tt. Hasyiyah al’Allamah asy-Syekh Sulaiman al-Jamal ‘ala Syarh al-Minhaj, Juz IV. Beirut: Dar al-Fikr.

al-Kurdiy, Muhammad Amin. Tt. Tanwiru al-Qulub. Kediri: as-Salafiy.

al-Malibariy, Zainuddin ibn Abdul Aziz. 2015. Fathu al-Mu’in ‘ala Hamisy Tarsyikh al-Mustafidin. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Ramli, Syihabuddin. 1404 H. Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj Juz II. Beirut-Dar al fikr.

an-Nawawi, Abu Zakaria Yahya bin Syarafuddin. Tt. al-Majmu’ ala Syarh al-Muhadzzab Juz IV. Beirut: Dar al Fikr.

An-Nawawi, Syarh al-Nawawi ‘ala Muslim, (Maktabah Syamilah, 3:39).

Ba‘alawi, Abdurrahman bin Muhammad. Bughyatul Mustarsyidin Juz I Maktabah Syamilah.

Daulay, Zainuddin e.d,. 2003. Riuh di Beranda Satu : Peta Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. Jakarta: Depag.

Esha, Muhammad In’am. 2010. Falsafah Kalam Sosial. Malang: UIN Maliki Press.

Ilyas, Yunahar dan M. Mas’udi (ed.). 1996. Pengembangan Pemikiran terhadap Hadits. Yogyakarta: LLPI

Imam Muslim. Shohih Muslim. dalam CD ROM Mausu’at al-Hadis al-Syarif.

Jajang A. Rohmana, “Pendekatan Antropologi Dalam Studi Living Hadis di Indonesia: Sebuah Kajian Awal”, Jurnal Holistic al-Hadis,Vol. 01, No. 02, (Juli-Desember) 2015

Jami’ul Huquuq al Mahfudhoh. 2008. al Munjid fii al Lughoh wal A’laam. Beirut: Daar al Masyriq.

Kamila Adnani, dkk. Human Agent dalam Tradisi Fikih : Studi Relasi Hukum Islam dan Moralitas Perspektif Abou El Fadl, dalam Jurnal Kudifikasia : Jurnal Penelitian Keagamaan dan Sosial Budaya, Vol. 7, No. 1, Tahun 2013, STAIN Ponorogo.

Moleong, Lexy J. 2002 Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muhammad Alfatih Suryadilaga, Living Hadis dalam Tradisi Sekar Makam, Jurnal al-Risalah, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013) Vol. 13, No. 1

Muhammad Andi Rosa., Prinsip dasar dan ragam penafsiran kontekstual dalam kajian teks Al-Qur’an dan Hadis Nabi Saw. Journal Holistic: IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Vol 01 no 02 Juli-Desember 2015, hal IV

Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Kamus al Munawwir. Surabaya: Pustaka Progresif

Muthahari, Murtadha. 1993. Manusia Sempurna; pandangan Islam tentang hakikat manusia, trans. oleh M. Hasyem. Jakarta: Lentera.

Saifuddin Zuhry Qudsy, “Living Hadis: Genealogi, Teori, dan Aplikasi Living Hadis”, Jurnal Living Hadis, Vol. 1 No. 1, Mei 2016, 182.

Subulus Salam, (Maktabah Syamilah, 2:291).

Sumbulah, Umi. 2012. Islam dan Ahlul Kitab Perspektif Hadits. Malang: UIN Malang Press.

Syakir, Muhammad Fuad. 2009. Awas Hadis Palsu!, Yogyakarta: Leutika.

Syamsuddin, Sahiron ed. 2005. Metodologi Penelitian Living Qur'an dan Hadis, Yogyakarta: TH Press.

Uhi, Jannes Alexander. 2017. Filsafat Kebudayaan : Konstruksi Pemikiran Cornelis Anthonie van Peursen dan Catatan Reflektifnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Article Metrics

Abstract view : 428 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 263 times PDF - 194 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ahmad Rudik



Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng

Jl. Irian Jaya No.10 Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Indonesia

email: jurnal@tebuireng.ac.id


 

    


Lisensi Creative Commons

Under Liscense of Creative Commons Attributioni-NonCommercial 4.0 International.